
10 Merek Jam Tangan Mewah Terpopuler dan Koleksinya di 2026
Jam tangan mewah terpopuler di 2026 masih dipegang oleh Rolex, sementara Patek Philippe, Audemars Piguet, Cartier, dan sejumlah brand lainnya menawarkan karakter serta koleksi yang berbeda bagi pembeli dan kolektor.
Perkembangan industri tersebut terlihat di Watches and Wonders Geneva 2026 yang menghadirkan 65 brand dan hampir 60.000 pengunjung unik. Sejumlah nama dalam daftar ini juga hadir dengan koleksi dan perkembangan terbaru mereka sepanjang 2026.
Dari sisi skala industri, estimasi Morgan Stanley dan LuxeConsult yang dirangkum Professional Watches masih menempatkan Rolex sebagai pemimpin pasar jam Swiss berdasarkan turnover 2025.
Data tersebut merupakan estimasi industri, bukan laporan penjualan resmi dari masing-masing brand.
Lalu, brand dan koleksi apa saja yang patut diperhatikan di 2026?
Jam Tangan Mewah Apa yang Paling Diminati di 2026?
Brand | Koleksi Populer | Daya Tarik Utama |
| Rolex | Datejust, Submariner, GMT-Master II, Daytona | Ikonik & serbaguna |
| Patek Philippe | Nautilus, Aquanaut, Cubitus | High horology & kolektibilitas |
| Audemars Piguet | Royal Oak, Offshore, Code 11.59 | Sporty & berkarakter |
| Cartier | Santos, Tank, Roadster | Desain & heritage |
| Vacheron Constantin | Overseas, Patrimony, Traditionnelle | High horology & desain klasik |
| Richard Mille | RM 11-03, RM Collection | Teknologi & desain khas |
| Panerai | Luminor, Submersible, Radiomir | Heritage militer & diving |
| Chopard | Alpine Eagle, L.U.C | Sporty & fine watchmaking |
| Tudor | Black Bay, Black Bay 58, Pelagos | Heritage & fungsi modern |
| Hublot | Big Bang, Classic Fusion, Spirit of Big Bang | Material & desain modern |
Daftar berikut bukan ranking penjualan global, melainkan gambaran brand jam tangan mewah yang tetap relevan di 2026 berdasarkan skala pasar, secondary market, koleksi utama, dan perkembangan terbarunya.
1. Rolex

Rolex tetap menjadi merek jam tangan mewah paling dicari, dikenal lewat koleksi ikonik seperti GMT-Master dan Daytona.
Estimasi Morgan Stanley dan LuxeConsult yang dirangkum Professional Watches menempatkan Rolex sebagai pemimpin industri jam Swiss pada 2025, dengan turnover sekitar CHF11 miliar dan market share sekitar 33%.
Kalau membicarakan Rolex di 2026, brand ini masih menjadi salah satu nama terbesar di industri jam tangan mewah. Di 2026, Rolex juga melanjutkan pengembangan koleksinya melalui sejumlah rilisan baru.
Salah satu yang menonjol adalah Cosmograph Daytona versi Rolesium, yang untuk pertama kalinya memadukan Oystersteel dan platinum pada koleksi Daytona, serta menggunakan white enamel dial dan anthracite Cerachrom bezel.
Pilihan koleksinya sendiri mencakup karakter yang cukup beragam. Datejust menawarkan pilihan ukuran dan konfigurasi yang luas, Submariner membawa heritage diving watch, sedangkan GMT-Master II dirancang untuk membaca lebih dari satu zona waktu.
Cosmograph Daytona melengkapi pilihan tersebut dengan karakter chronograph yang erat dengan dunia motorsport. Untuk Datejust, pembaca juga bisa melihat perbedaan Rolex Datejust 31, 36, dan 41mm untuk memahami pilihan ukuran yang tersedia.
2. Patek Philippe

Patek Philippe dikenal lewat warisan haute horlogerie dan koleksi legendaris seperti Nautilus.
Tahun 2026 menjadi momen penting bagi Patek Philippe, karena Nautilus merayakan anniversary ke-50 sejak diperkenalkan pada 1976. Patek Philippe menandai momen tersebut dengan sejumlah limited editions baru, termasuk Ref. 5610/1P, 5810/1G, dan 5810G.
Nautilus tetap menjadi salah satu koleksi luxury sports watch paling dikenal dari Patek Philippe, dengan octagonal bezel, integrated bracelet, dan dial berpola horizontal.
Sementara Aquanaut menawarkan karakter yang lebih casual, Cubitus membawa pendekatan desain yang lebih baru, dan Grand Complications menunjukkan sisi high watchmaking Patek Philippe.
3. Audemars Piguet

Audemars Piguet membangun reputasinya lewat Royal Oak, salah satu desain jam tangan mewah paling berpengaruh sepanjang masa.
Tahun 2026 menjadi momen penting bagi Audemars Piguet, dengan kembalinya brand asal Le Brassus ini ke Watches and Wonders Geneva. Dari sisi skala industri, estimasi Morgan Stanley/LuxeConsult juga menempatkan Audemars Piguet di antara brand Swiss terbesar.
Royal Oak tetap menjadi koleksi yang paling identik dengan Audemars Piguet melalui octagonal bezel, Tapisserie dial, dan integrated bracelet.
Sementara Royal Oak Offshore membawa karakter yang lebih bold dan sporty, Code 11.59 menunjukkan sisi yang lebih contemporary dan refined.
4. Cartier

Cartier menggabungkan warisan perhiasan Prancis dengan desain jam tangan khas seperti Santos dan Tank.
Cartier tetap menjadi salah satu nama penting di pasar jam tangan mewah dengan perpaduan watchmaking dan heritage desainnya. Di 2026, Roadster resmi kembali ke katalog Cartier, lebih dari dua dekade setelah model tersebut pertama diperkenalkan pada 2002.
Di luar Roadster, Santos de Cartier tetap mudah dikenali melalui square case dan exposed screws, sementara Tank membawa karakter yang lebih klasik melalui bentuk rectangular-nya.
5. Vacheron Constantin

Sebagai salah satu manufaktur tertua yang masih beroperasi, Vacheron Constantin identik dengan craftsmanship kelas atas.
Vacheron Constantin tetap menjadi salah satu nama penting dalam high watchmaking.
Pada 2026, brand ini mengembangkan koleksi Overseas melalui peluncuran Overseas Self-Winding Ultra-Thin, yang memperkenalkan Calibre 2550 baru dengan ketebalan hanya 2,4 mm dan power reserve hingga 80 jam.
Overseas membawa sisi yang lebih sporty dan modern, dengan detail desain yang terinspirasi dari Maltese cross.
Sementara Patrimony menawarkan karakter yang lebih clean dan understated, Traditionnelle menampilkan pendekatan yang lebih klasik dengan berbagai pilihan komplikasi.
6. Richard Mille

Richard Mille dikenal lewat desain skeleton futuristik dan movement berperforma tinggi yang menjadikannya buruan kolektor.
Richard Mille punya posisi yang cukup unik di industri lewat desain tonneau, konstruksi skeletonized, serta penggunaan material teknis yang menjadi bagian kuat dari identitasnya.
Pada 2026, pendekatan tersebut berlanjut melalui tiga RM 07-01 Coloured Ceramics baru, masing-masing terbatas 50 pieces, yang memadukan ceramic, gem-setting, dan skeletonized movement.
Di antara model lainnya, RM 11-03 Automatic Flyback Chronograph menunjukkan sisi Richard Mille yang lebih technical dan sporty melalui flyback chronograph dan konstruksi khas brand ini.
Bersama RM 07-01 dan berbagai koleksi lainnya, model tersebut memperlihatkan pendekatan Richard Mille terhadap high-end watchmaking yang menggabungkan desain khas, material modern, dan teknologi.
7. Panerai

Panerai membawa warisan militer Italia ke dalam desain jam tangan diver yang kokoh seperti Luminor Marina.
Panerai punya karakter yang mudah dikenali lewat case berukuran besar serta sejarah yang erat dengan dunia militer dan penyelaman.
Pada Watches and Wonders 2026, Panerai kembali membawa fokus tersebut melalui pengembangan Luminor, material baru, dan extended power reserve, termasuk Luminor 31 Giorni PAM01631 yang menawarkan power reserve hingga 31 hari.
Luminor tetap menjadi salah satu koleksinya yang paling mudah dikenali lewat crown-protecting bridge dan sandwich dial.
Sementara itu, Submersible membawa karakter tool watch yang lebih kuat untuk fungsi selam, sedangkan Radiomir tampil lebih klasik dan historis.
8. Chopard

Chopard memadukan keahlian pembuatan jam dengan sentuhan perhiasan mewah khas Swiss.
Chopard punya karakter yang cukup luas, dari luxury sports watch hingga fine watchmaking.
2026 menjadi tahun penting bagi sisi horologinya karena Chopard merayakan 30 tahun Manufacture di Fleurier, sekaligus memperkenalkan sejumlah rilisan baru dalam keluarga L.U.C di Watches and Wonders Geneva.
Di sisi sporty, Alpine Eagle membawa karakter integrated-bracelet sports watch, sementara L.U.C mewakili sisi fine watchmaking Chopard melalui fokus pada movement, komplikasi, dan finishing.
9. Tudor

Tudor, saudara dari Rolex, menawarkan jam tangan mewah dengan kualitas tinggi di harga yang lebih terjangkau, seperti lini Black Bay.
Tudor tetap membawa perpaduan heritage dan teknologi modern pada koleksinya. Di 2026, Tudor memperluas lineup-nya melalui sejumlah rilisan baru, termasuk Black Bay 58 GMT, pengembangan Black Bay 58, Black Bay Ceramic, hingga kembalinya Northflag.
Black Bay dan Black Bay 58 tetap menjadi wajah kuat dari sisi vintage-inspired diving watch, sementara Pelagos membawa pendekatan yang lebih tool-watch oriented.
Hubungan historis Tudor dengan Rolex melalui Hans Wilsdorf juga tetap menjadi bagian penting dari heritage brand ini.
10. Hublot

Hublot dikenal lewat filosofi "Art of Fusion", memadukan material tak lazim seperti karbon dan keramik dalam koleksi Big Bang.
Hublot dikenal melalui pendekatan eksperimental terhadap material dan desain. Pendekatan tersebut berlanjut di 2026 melalui Big Bang Original Soft Touch, yang untuk pertama kalinya menggunakan textured rubber compound pada case, bezel, dial, dan strap.
Big Bang tetap menjadi koleksi yang paling identik dengan Hublot, sementara Classic Fusion menawarkan karakter yang lebih minimalis dan Spirit of Big Bang tampil dengan tonneau-shaped case.
Jadi, Jam Tangan Mewah Mana yang Menarik di 2026?
Walaupun Rolex masih memiliki skala pasar yang besar, brand-brand lainnya seperti Patek Philippe, Audemars Piguet, Cartier, dan brand lainnya terus menghadirkan perkembangan baru melalui koleksi, desain, hingga teknologi mereka.
Pasar jam tangan mewah di 2026 menunjukkan pilihan yang semakin beragam, mulai dari ukura, desain, hingga fungsi.
Oleh karena itu, popularitas brand bukan satu-satunya pertimbangan saat memilih luxury watch. Berbagai faktor seperti kenyamanan, kondisi jam, hingga reference yang sesuai dengan preferensi pribadi juga perlu dipertimbangkan.
Temukan pilihan luxury watch original dalam kondisi unworn maupun pre-owned di Watches Trader, dan jelajahi berbagai reference dari brand pilihan Anda.
FAQ
Apa merek jam tangan mewah yang populer pada 2026?
Sejumlah nama seperti Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, Cartier, dan Vacheron Constantin tetap menonjol di pasar jam tangan mewah pada 2026. Indikatornya berbeda-beda, mulai dari estimasi skala bisnis, aktivitas secondary market, hingga perkembangan koleksi terbaru, sehingga daftar ini tidak dimaksudkan sebagai ranking penjualan global.
Berdasarkan estimasi Morgan Stanley dan LuxeConsult untuk kinerja 2025, Rolex masih memimpin industri jam Swiss dari sisi turnover, sementara Cartier, Audemars Piguet, dan Patek Philippe juga berada di antara nama dengan skala bisnis terbesar.
Apakah Rolex masih populer pada 2026?
Ya, sejumlah indikator pasar masih menunjukkan skala Rolex yang besar. Estimasi Morgan Stanley dan LuxeConsult menempatkan Rolex sebagai pemimpin industri jam Swiss berdasarkan turnover 2025, dengan estimasi sekitar CHF11 miliar dan 33% market share.
Di secondary market, Rolex juga tetap mencatat aktivitas transaksi yang tinggi. Namun, data pasar tersebut sebaiknya digunakan sebagai konteks popularitas dan aktivitas pasar, bukan sebagai jaminan performa nilai suatu jam.
Apa tren jam tangan mewah pada 2026?
Tren jam tangan mewah di 2026 bergerak ke beberapa arah sekaligus. Tahun ini menghadirkan momentum seperti 50 tahun Patek Philippe Nautilus, kembalinya Cartier Roadster, hingga berbagai pengembangan baru dalam desain, komplikasi, dan material dari sejumlah brand.
Watches and Wonders Geneva 2026 sendiri menghadirkan 65 brand dan hampir 60.000 unique visitors, menunjukkan luasnya perkembangan industri tahun ini. Luxury sports watch, reinterpretasi desain bersejarah, komplikasi mekanis, dan eksplorasi material tetap menjadi bagian dari lanskap jam tangan mewah 2026.
Read More
Don't miss out on
the latest.
Sign up to get first access to our sales, new arrivals, exclusive events, industry news – and so much more.



.jpg&w=3840&q=75)