
Rolex GMT-Master II Pepsi Resmi Dihentikan: Mengapa Model Ini Masih Begitu Diminati?
03 Aug 2026
News Update
Rolex jarang menghentikan produksi model yang begitu diminati. Karena itu, ketika GMT-Master II Pepsi resmi keluar dari katalog pada Watches & Wonders 2026, keputusan tersebut langsung menjadi salah satu berita terbesar di dunia horologi.
Namun, penghentian produksi Rolex GMT-Master II Pepsi bukan sekadar menghilangkan satu varian dari katalog Rolex. Keputusan ini justru kembali menghidupkan pembahasan mengenai seluruh lini GMT-Master II.
Untuk memahami mengapa Rolex GMT-Master II Pepsi tetap menjadi salah satu model yang paling diinginkan hingga saat ini, kita perlu melihat bagaimana perjalanan koleksi ini dimulai.
Sejarah dan Warisan Rolex GMT-Master II Pepsi

Credit: windvintage.com
Rolex GMT-Master ref. 6542
Kisah GMT-Master bermula dari kebutuhan yang sederhana, tetapi sangat penting. Menurut Esquire, Rolex mengembangkan model ini bersama Pan American World Airways atau Pan Am untuk membantu pilot penerbangan jarak jauh membaca waktu lokal dan Greenwich Mean Time secara bersamaan.
Fungsi tersebut diwujudkan melalui rotating 24-hour bezel dan jarum tambahan yang berputar satu kali dalam 24 jam. Sebuah solusi sederhana, tetapi sangat berguna bagi mereka yang bekerja dan bepergian melintasi berbagai zona waktu.
Namun, daya tarik GMT-Master tidak berhenti pada fungsinya. Seiring waktu, jam tangan ini berkembang dari sebuah tool watch untuk pilot menjadi ikon budaya populer. Model Pepsi pernah dikaitkan dengan nama-nama besar seperti James Bond, Clint Eastwood, Marlon Brando, hingga Tom Selleck melalui serial Magnum, P.I.. Kehadirannya di layar semakin memperkuat karakter GMT-Master sebagai simbol petualangan, perjalanan, dan gaya hidup kosmopolitan.
Perjalanannya juga diwarnai oleh berbagai perkembangan desain. Referensi 1675 hadir dengan crown guards, fitur baru yang tidak dimiliki 6542, sekaligus mempertahankan bezel aluminium yang sudah menggantikan Bakelite sejak 1956, menjadikannya lebih kuat dan lebih praktis untuk sehari-hari.
Babak berikutnya dimulai pada 1982, ketika GMT-Master II lahir lewat ref. 16760 dengan mekanisme jarum jam lokal yang dapat diatur secara independen, inovasi yang saat itu justru debut lewat bezel Coke, bukan Pepsi. Fitur ini membuat pengguna dapat menyesuaikan waktu lokal tanpa menghentikan pergerakan jarum menit maupun jarum GMT. Pepsi sendiri baru mendapatkan movement yang sama tujuh tahun kemudian, lewat ref. 16710 di tahun 1989, yang menawarkan pilihan bezel Pepsi, Coke, dan hitam sekaligus.

Credit: monochrome-watches.com
Rolex GMT-Master II Pepsi White Gold, Reference 116719BLRO
Memasuki era modern, Rolex mulai beralih dari bezel aluminium ke material keramik. Perubahan ini membawa tantangan tersendiri, terutama untuk menghasilkan kombinasi warna merah dan biru dalam satu ceramic insert. Kedua warna tersebut cenderung bereaksi dan melebur selama proses pembakaran, sehingga jam ini sempat menghilang dari katalog ketika penggunaan bezel aluminium mulai dihentikan.
Setelah melalui pengembangan teknis selama beberapa tahun, Rolex akhirnya berhasil menghadirkan kembali bezel Pepsi berbahan keramik pada 2014 melalui versi white gold. Varian Oystersteel kemudian menyusul pada 2018 dan dengan cepat menjadi salah satu Rolex modern yang paling dicari dalam satu dekade terakhir.
Rolex GMT-Master II Pepsi terus berevolusi tanpa kehilangan identitasnya. Namun, perjalanan panjang tersebut akhirnya memasuki babak baru ketika Rolex mengumumkan penghentian produksinya pada 2026.
Mengapa Keputusan Rolex Menghentikan Produksi Pepsi Menjadi Sorotan

Credit: hodinkee.com
Rolex GMT-Master II In White Gold With "Pepsi" Cerachrom Bezel
Penghentian produksi Rolex GMT-Master II Pepsi yang diumumkan pada Watches & Wonders 2026 langsung mengejutkan komunitas kolektor. Seperti dilaporkan oleh Hodinkee, Rolex mengakhiri produksi varian berbahan steel serta versi white gold, keduanya dikenal melalui bezel Cerachrom biru dan merah yang ikonik.
Bagi versi modernnya, keputusan ini menutup perjalanan yang berlangsung selama kurang lebih 12 tahun sejak bezel keramik Pepsi pertama kali kembali diperkenalkan pada 2014.
Rumor mengenai berakhirnya produksi Pepsi sebenarnya sudah beredar cukup lama. Dalam beberapa tahun terakhir, model ini semakin sulit ditemukan di toko resmi, bahkan tingkat kelangkaannya sering dibandingkan dengan Rolex Cosmograph Daytona “Panda”. Menjelang pengumuman resmi, sejumlah toko juga disebut tidak lagi menerima stok baru, sementara waiting list mulai dibekukan sejak Februari. Karena itu, bagi mereka yang mengikuti perkembangannya, keputusan Rolex ini tidak sepenuhnya mengejutkan.
Seperti kebiasaan, Rolex tidak pernah menjelaskan alasan di balik penghentian suatu model. Namun, perubahan katalog seperti ini sering dipandang sebagai bagian dari strategi penyegaran koleksi sekaligus menjaga eksklusivitas model tertentu.
Saat pengumuman resmi akhirnya datang, berakhirnya produksi Pepsi terasa seperti penutup dari tanda-tanda yang sudah muncul sebelumnya, sekaligus menandai berakhirnya satu babak penting dalam perjalanan GMT-Master II modern.
Dampaknya pun langsung terlihat di secondary market. Berdasarkan laporan Robb Report, harga untuk versi steel melonjak hingga melewati USD 30.000. Beberapa unit dalam kondisi unworn bahkan dipasarkan dengan harga lebih dari USD 40.000. Kenaikan harga tersebut menunjukkan betapa cepat perubahan dalam katalog Rolex dapat mempengaruhi minat kolektor.
Dan ketika satu model ikonis menghilang dari katalog, perhatian kolektor biasanya tidak berhenti di situ. Banyak yang kemudian mulai bertanya, apakah Rolex sedang menyiapkan sesuatu sebagai penggantinya?
Berakhirnya Pepsi dan Kembalinya Rumor Rolex Coke

Credit: bobswatches.com
The Rolex GMT-Master II 16760
Hilangnya Pepsi dari katalog membuat banyak kolektor mulai bertanya: apakah Rolex sedang membuka jalan bagi kembalinya GMT-Master II Coke?
Julukan ‘Coke’ ini merujuk pada kombinasi bezel merah dan hitam yang pertama kali dikenal melalui GMT-Master II ref. 16760. Menurut Revolution Watch, model yang diperkenalkan pada 1982 tersebut menjadi tonggak penting karena menandai kelahiran GMT-Master II dengan jarum jam lokal yang dapat diatur secara independen.
Kombinasi merah dan hitam sendiri sebenarnya telah muncul lebih awal dalam sejarah GMT-Master. Salah satu contoh paling langka adalah varian yang dikenal sebagai “Albino Coke”, sebuah GMT-Master ref. 6542 dengan dial putih dari era 1950-an.
Meski memiliki sejarah panjang, Rolex Coke belum pernah hadir dalam versi keramik modern. Salah satu alasannya adalah karena pigmen warna merah cukup sulit dibuat tetap stabil pada material zirconia, yang biasa digunakan Rolex untuk bezel keramiknya.
Untuk menghadirkan bezel Pepsi, Rolex diketahui menggunakan pendekatan material yang berbeda. Namun, sebuah paten yang dipublikasikan pada Februari 2024 kembali membuka kemungkinan baru. Di dalamnya, Rolex menjelaskan proses pembuatan komponen keramik multicolor berbasis zirconia, dengan kombinasi merah dan hitam sebagai salah satu contoh yang disebutkan. Temuan ini langsung memicu spekulasi bahwa Rolex mungkin sedang membuka jalan bagi kembalinya GMT-Master II Coke dalam versi keramik modern.
Paten tersebut memang membuka kemungkinan Rolex sedang mengembangkan bezel keramik merah-hitam, tapi belum ada konfirmasi resmi bahwa Rolex Coke benar-benar akan kembali.
Rumor ini semakin menarik karena Pepsi baru saja dihentikan dari katalog, sementara Coke sendiri belum pernah hadir dalam versi keramik modern, menjadikannya bagian sejarah GMT-Master II yang terasa belum tuntas bagi para kolektor. Tak heran, kemungkinan comeback-nya jadi salah satu topik horologi paling ramai dibicarakan di 2026.
Terlepas dari berbagai spekulasi tersebut, GMT-Master II tetap menawarkan sejumlah model lain yang tidak kalah menarik untuk dikoleksi.
Selain Pepsi, Model Rolex GMT-Master II Lain yang Layak Dipertimbangkan

Rolex GMT Master II Steel, Batman Jubilee, Rolex GMT Master II Steel, Sprite Oyster, Rolex GMT Master II Steel, Bruce Wayne Jubilee
Meski Pepsi telah meninggalkan katalog Rolex, keluarga GMT-Master II masih memiliki sejumlah model yang menawarkan karakter berbeda. Mulai dari desain yang sporty hingga tampilan yang lebih understated, setiap reference memiliki daya tariknya masing-masing.
Rolex Batman

Credit: monochrome-watches.com
Rolex GMT-Master II Batman
Sejak diperkenalkan pada 2013 melalui ref. 116710BLNR, Rolex Batman menjadi salah satu model GMT-Master II modern yang paling populer. Julukan "Batman" berasal dari kombinasi bezel Cerachrom berwarna biru dan hitam yang menjadi ciri khasnya.
Dibandingkan Pepsi, Batman menawarkan tampilan yang lebih versatile. Kombinasi warnanya tetap memberikan kesan sporty, namun terasa lebih mudah dipadukan untuk berbagai kesempatan. Inilah yang membuat Batman sering menjadi pilihan bagi kolektor yang menginginkan karakter khas GMT-Master II tanpa tampilan yang terlalu mencolok.
Rolex Sprite

Credit: timeandtidewatches.com
Rolex GMT-Master II “Sprite”
Rolex Sprite diperkenalkan pada Watches & Wonders 2022 melalui ref. 126720VTNR dan langsung mencuri perhatian berkat kombinasi bezel hijau-hitam serta konfigurasi left-hand yang tidak biasa.
Keunikan tersebut menjadikan Sprite salah satu model GMT-Master II modern yang paling mudah dikenali. Selain menawarkan fungsi GMT yang sama, Sprite menghadirkan pendekatan desain yang berbeda dan memberikan warna baru dalam koleksi GMT-Master II.
Rolex Bruce Wayne

Credit: monochrome-watches.com
Rolex GMT-Master II "Bruce Wayne"
Diluncurkan pada 2024, Rolex GMT-Master II dengan bezel hitam dan abu-abu segera mendapat julukan "Bruce Wayne" dari komunitas watch enthusiasts. Dibandingkan Pepsi maupun Batman, model ini menawarkan tampilan yang lebih understated, elegan, dan modern.
Karakter tersebut membuat Bruce Wayne cocok bagi kolektor yang menginginkan jam tangan GMT dengan desain yang lebih subtle tanpa menghilangkan identitas khas GMT-Master II. Kehadirannya juga menunjukkan bagaimana Rolex terus mengembangkan koleksi ini melalui kombinasi warna dan karakter yang berbeda di setiap generasi.
Batman, Sprite, dan Bruce Wayne menunjukkan bahwa daya tarik GMT-Master II tidak pernah bergantung pada satu kombinasi bezel saja. Masing-masing menawarkan karakter, sejarah, dan identitas yang berbeda, sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi kolektor maupun penggemar Rolex yang ingin menemukan model sesuai gaya dan preferensinya.
Daya Tarik GMT-Master II yang Tak Pernah Memudar

Credit: wristaficionado.com
Rolex GMT-Master II Collection
Kekuatan GMT-Master II tidak pernah hanya terletak pada kombinasi-kombinasi warna bezel-nya. Selama lebih dari 70 tahun, koleksi ini terus berkembang melalui inovasi teknis, desain yang mudah dikenali, serta fungsi dual time zone yang tetap relevan bagi para traveler maupun kolektor hingga saat ini.
Meski produksi Pepsi telah berakhir, daya tarik GMT-Master II tidak ikut memudar. Kehadiran Batman, Sprite, dan Bruce Wayne menunjukkan bagaimana Rolex terus mengembangkan koleksi ini tanpa meninggalkan karakter khasnya.
Jika Anda tertarik untuk mengenal lebih jauh atau menemukan Rolex GMT-Master II yang sesuai dengan preferensi Anda, jelajahi Rolex Collection dan Rolex GMT-Master II Collection di Watches Trader.
Artikel ini disusun berdasarkan berbagai publikasi industri dari Esquire, HODINKEE, Robb Report, dan Revolution Watch yang membahas sejarah, perkembangan, serta dinamika koleksi Rolex GMT-Master II.
Find Your Favorite Luxury Watches and Enjoy Special Offers
TOPIC ARTICLE

22 May 2024
News Update
Tips Memilih Jam Tangan Pria Mewah dan Mahal yang Sesuai
tips memilih jam tangan pria mewah yang sesuai dengan preferensi meliputi sejumlah aspek mulai dari selera hingga fitur garansi dan layanan purna jual.

22 May 2024
News Update
Tips Merawat Jam Tangan Mewah Pria
Sedang bingung merawat jam tangan mewah Anda agar tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama? Ikuti tips ini, ya!

22 May 2024
News Update
Ini Fitur Canggih Jam Tangan Pria Mewah
Jam tangan adalah salah satu aksesoris yang banyak disukai pria. Yuk, cari tahu apa saja fitur canggih jam tangan pria mewah melalui artikel berikut!
