
Mengapa Luxury Watch Collectors Mulai Melirik ke Luar "Big Three"
31 Jul 2026
News Update
Selama bertahun-tahun, Rolex, Patek Philippe, dan Audemars Piguet menjadi tiga nama yang hampir selalu mendominasi percakapan di dunia luxury watches. Ketiganya bukan hanya dikenal sebagai simbol prestise, tetapi juga menjadi tolak ukur kualitas, inovasi, dan nilai koleksi bagi banyak pecinta jam tangan.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir, mulai terlihat perubahan yang menarik. Semakin banyak kolektor yang memperluas eksplorasi mereka ke luar tiga nama tersebut. Bukan karena daya tarik Rolex, Patek Philippe, atau Audemars Piguet memudar, melainkan karena cara menikmati dunia horologi terus berkembang.
Kini, mengoleksi jam tangan tidak lagi semata tentang memiliki model yang paling populer. Banyak kolektor mulai mencari sesuatu yang berbeda, mulai dari pendekatan watchmaking yang unik, craftsmanship yang khas, hingga cerita di balik sebuah brand. Pergeseran inilah yang membuat dunia luxury watch collecting terasa semakin kaya dan menawarkan lebih banyak ruang untuk bereksplorasi.
Big Three Masih Mendominasi Luxury Watch Market

Sebelum membahas mengapa semakin banyak kolektor mulai mengeksplorasi brand lain, ada satu hal yang tetap tidak berubah: Rolex, Patek Philippe, dan Audemars Piguet masih menjadi tolak ukur di dunia luxury watches. Ketiganya telah membangun reputasi yang kuat selama puluhan tahun, baik melalui kualitas watchmaking, inovasi teknis, maupun nilai koleksi yang terus bertahan lintas generasi.
Dominasi tersebut juga masih tercermin dalam kondisi pasar saat ini. Laporan Morgan Stanley dan LuxeConsult menunjukkan bahwa Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, bersama Richard Mille, menguasai hampir setengah dari total nilai pasar jam tangan Swiss pada 2025. Rolex sendiri tetap berada di posisi terdepan dengan penjualan yang jauh melampaui brand lainnya.
Posisi ini bukan hanya soal angka penjualan. Selama bertahun-tahun, ketiga maison tersebut telah menjadi acuan dalam berbagai aspek, mulai dari kualitas finishing, inovasi movement, hingga kemampuan mempertahankan nilai di pasar sekunder. Tidak mengherankan jika banyak orang memulai perjalanan mereka melalui Rolex Collection, Patek Philippe Collection, atau Audemars Piguet Collection sebelum mengenal dunia horologi yang lebih luas.
Menariknya, di balik dominasi itu, pasar luxury watch justru berkembang ke arah yang semakin eksklusif. Pertumbuhan terbesar kini datang dari segmen ultra-premium, yaitu jam tangan dengan harga di atas CHF 50.000. Meski jumlah produksinya hanya sebagian kecil dari keseluruhan pasar, kategori ini menjadi kontributor utama terhadap pertumbuhan nilai industri dalam beberapa tahun terakhir.
Fenomena tersebut menunjukkan bahwa dunia watch collecting tidak sedang bergerak menjauh dari Big Three. Sebaliknya, ketika fondasi koleksi sudah terbentuk, banyak kolektor mulai terdorong untuk mengeksplorasi karya-karya lain yang menawarkan pendekatan berbeda terhadap seni watchmaking.
Perilaku Modern Collectors yang Berubah

Perubahan terbesar dalam dunia watch collecting sebenarnya bukan terjadi pada brand, melainkan pada para kolektornya. Jika dulu keputusan membeli sebuah luxury watch seringkali dipengaruhi oleh popularitas atau potensi nilai investasinya, kini semakin banyak kolektor yang mengambil pendekatan yang lebih mendalam.
Sebelum memutuskan membeli sebuah jam tangan, mereka menghabiskan lebih banyak waktu untuk melakukan riset. Mulai dari mempelajari sejarah sebuah brand, memahami karakter movement yang digunakan, hingga mencari tahu filosofi desain di balik setiap koleksi. Menurut Geoff Hess, Global Head of Watches di Sotheby's, minat para kolektor kini telah berkembang jauh melampaui tiga nama yang selama ini mendominasi industri. Mereka tidak hanya mencari jam tangan yang dikenal luas, tetapi juga karya yang memiliki cerita, karakter, dan identitas yang kuat.
Perubahan ini tidak lepas dari semakin mudahnya akses terhadap informasi. Berbagai media horologi, forum diskusi, komunitas kolektor, hingga platform media sosial membuat pengetahuan yang dulu hanya dimiliki segelintir orang kini dapat diakses oleh siapa saja. Diskusi pun berkembang jauh melampaui soal harga atau kelangkaan sebuah model. Kini, pembahasan mengenai finishing, konstruksi movement, hingga proses watchmaking menjadi bagian dari percakapan sehari-hari di kalangan kolektor.
Di saat yang sama, pasar luxury watch juga mulai menunjukkan kondisi yang lebih stabil dibanding beberapa tahun sebelumnya. Setelah lonjakan harga yang terjadi selama masa pandemi, selisih harga di pasar sekunder dibandingkan harga retail resmi mulai menurun ke level yang lebih sehat. Bagi banyak kolektor, perubahan ini menjadi kesempatan untuk kembali fokus pada kualitas sebuah jam tangan, bukan sekadar mengejar model yang sedang ramai diperbincangkan.
Perubahan cara pandang tersebut secara perlahan mengubah pertanyaan yang diajukan sebelum membeli sebuah jam tangan. Jika sebelumnya banyak orang bertanya, "Apakah model ini akan naik harga?", kini pertanyaannya bergeser menjadi, "Apa yang membuat jam tangan ini layak dimiliki?". Jawabannya bisa berupa kualitas finishing, inovasi mekanis, sejarah sebuah maison, atau bahkan filosofi yang melatarbelakangi proses pembuatannya.
Pada akhirnya, perubahan inilah yang membuka ruang bagi semakin banyak brand untuk mendapatkan perhatian. Ketika seorang kolektor mulai menghargai watchmaking secara lebih utuh, pilihan mereka pun tidak lagi terbatas pada nama-nama yang selama ini paling populer.
Di Luar Nama-Nama Brand Besar yang Familiar

Credit: vacheron-constantin.com
Seiring bertambahnya pengalaman, banyak kolektor mulai melihat dunia horologi dari sudut pandang yang lebih luas. Setelah mengenal brand-brand yang selama ini menjadi acuan industri, mereka mulai mengeksplorasi watchmaker lain yang menawarkan karakter, filosofi, dan pendekatan watchmaking yang berbeda.
Salah satu nama yang semakin mendapat perhatian adalah Vacheron Constantin, maison yang telah berdiri sejak 1755 dan dikenal karena warisan panjang serta tingkat craftsmanship yang konsisten. Sementara itu, F.P. Journe menjadi salah satu independent watchmaker paling dihormati berkat produksi yang sangat terbatas dan pendekatan teknis yang unik dalam setiap karyanya.
Di sisi lain, Richard Mille menghadirkan interpretasi modern terhadap haute horlogerie melalui penggunaan material inovatif dan desain yang berani. Hublot dikenal dengan konsep Art of Fusion yang memadukan material tradisional dan modern, sedangkan Panerai mempertahankan identitasnya lewat desain khas yang terinspirasi dari sejarah militer Italia. Bagi kolektor yang mencari sesuatu yang lebih ekspresif, Jacob & Co. menawarkan kombinasi antara watchmaking, high jewelry, dan komplikasi mekanis yang spektakuler.
Meski memiliki karakter yang sangat berbeda, satu hal yang menyatukan brand-brand tersebut adalah kemampuannya menawarkan pengalaman mengoleksi yang tidak selalu ditemukan pada nama-nama yang lebih mapan. Pada akhirnya, semakin banyak kolektor yang membangun koleksi berdasarkan karakter dan cerita di balik sebuah timepiece, bukan sekadar popularitas sebuah brand.
Mengoleksi Jam Kini Menjadi Lebih Personal

Seiring berkembangnya dunia watch collecting, alasan seseorang memilih sebuah jam tangan pun ikut berubah. Jika dulu banyak keputusan dipengaruhi oleh hype atau potensi resale value, kini semakin banyak kolektor yang mencari sesuatu yang lebih dari sekadar popularitas sebuah brand.
Perhatian mulai bergeser pada hal-hal yang membedakan setiap watchmaker, mulai dari kualitas craftsmanship, karakter movement, hingga warisan dan filosofi yang membentuk identitas sebuah maison. Bagi sebagian kolektor, justru cerita di balik proses penciptaan sebuah timepiece menjadi alasan yang membuatnya layak dimiliki.
Perubahan cara pandang inilah yang membuat semakin banyak kolektor berani mengeksplorasi berbagai watchmaker dengan karakter yang berbeda. Membangun koleksi tidak lagi sekadar tentang memiliki nama-nama yang paling dikenal, tetapi tentang menemukan timepiece yang benar-benar sesuai dengan selera dan cara masing-masing menikmati dunia horologi.
Ke Mana Arah Dunia Watch Collecting Selanjutnya?

Perubahan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa dunia luxury watches tidak sedang meninggalkan Big Three. Rolex, Patek Philippe, dan Audemars Piguet tetap menjadi pondasi penting dalam dunia horologi dan masih menjadi acuan bagi banyak kolektor.
Yang berkembang adalah cara kolektor membangun perjalanan mereka. Setelah memahami dan mengapresiasi brand-brand yang telah menjadi standar industri, semakin banyak yang mulai membuka diri terhadap berbagai watchmaker lain dengan karakter, pendekatan, dan filosofi yang berbeda. Pergeseran ini membuat dunia watch collecting terasa semakin beragam dan menarik untuk dieksplorasi.
Pada akhirnya, tidak ada satu jalur yang benar dalam membangun sebuah koleksi. Sebagian orang akan tetap berfokus pada Rolex, Patek Philippe, atau Audemars Piguet, sementara yang lain memilih melengkapi koleksinya dengan brand seperti Vacheron Constantin, Richard Mille, F.P. Journe, Hublot, Panerai, maupun Jacob & Co. Setiap pilihan mencerminkan selera dan apresiasi yang berbeda terhadap seni watchmaking.
Setiap koleksi berkembang dengan caranya masing-masing. Sebelum menentukan langkah berikutnya, memahami kondisi pasar dapat membantu Anda melihat peluang sekaligus mengambil keputusan dengan lebih percaya diri. Baca artikel "Is Now a Good Time to Buy a Pre-Owned Luxury Watch?" untuk mendapatkan gambaran mengenai tren pasar pre-owned saat ini.
Jelajahi juga Luxury Watch Collection di Watches Trader dan temukan berbagai pilihan timepiece dari watchmaker terkemuka dunia yang dapat menjadi bagian dari perjalanan koleksi Anda.
Sources
Artikel ini disusun berdasarkan publikasi resmi dari Rolex, Patek Philippe, Audemars Piguet, Vacheron Constantin, F.P. Journe, Hublot, Panerai, dan Jacob & Co., serta berbagai referensi dari media horologi internasional yang kredibel, termasuk Morgan Stanley × LuxeConsult, Deloitte Swiss Watch Industry Study, Sotheby's, Phillips Watches, Monochrome Watches, HODINKEE, Revolution Watch, WatchPro, Time+Tide, dan materi Watches and Wonders 2025.
Find Your Favorite Luxury Watches and Enjoy Special Offers
TOPIC ARTICLE

22 May 2024
News Update
Tips Memilih Jam Tangan Pria Mewah dan Mahal yang Sesuai
tips memilih jam tangan pria mewah yang sesuai dengan preferensi meliputi sejumlah aspek mulai dari selera hingga fitur garansi dan layanan purna jual.

22 May 2024
News Update
Tips Merawat Jam Tangan Mewah Pria
Sedang bingung merawat jam tangan mewah Anda agar tetap awet dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama? Ikuti tips ini, ya!

22 May 2024
News Update
Ini Fitur Canggih Jam Tangan Pria Mewah
Jam tangan adalah salah satu aksesoris yang banyak disukai pria. Yuk, cari tahu apa saja fitur canggih jam tangan pria mewah melalui artikel berikut!
