
3 Jam Audemars Piguet 2026 Penuh Warna, dari Serena Williams hingga Royal Pop
Melihat deretan jam tangan Audemars Piguet 2026, ada satu hal yang rasanya sulit dilewatkan: tahun ini terasa jauh lebih berwarna.
Bukan hanya lewat pilihan warna yang lebih cerah, tetapi juga lewat cara Audemars Piguet memberi karakter yang berbeda pada setiap rilisan.
Ada Royal Oak Selfwinding Chronograph “Serena Williams”, Royal Oak Offshore Chronograph, hingga Audemars Piguet x Swatch Royal Pop yang tampil paling playful dari semuanya.
Tiga rilisan yang berbeda, tetapi sama-sama menunjukkan bagaimana warna bisa menjadi bagian dari cerita sebuah jam.
Audemars Piguet Lebih Berwarna di 2026

Dua varian Royal Oak Offshore Chronograph dengan aksen turquoise dan rose gold berlapis diamond, bagian dari lini warna baru Audemars Piguet.
Royal Oak sebenarnya sudah lama bermain dengan warna, dari Offshore Diver bernuansa terang pada 2017 hingga palet musim panas yang lebih tenang di 2024. Namun di 2026, eksperimennya terasa lebih berani, bukan hanya dari pilihan warna.
Yang menarik dari koleksi Audemars Piguet 2026 bukan sekadar tampil lebih cerah, tetapi juga dari cara mereka bermain dengan material, ukuran, dan bahkan format jamnya, seperti misalnya:
- Royal Oak Selfwinding Chronograph “Serena Williams” dengan white ceramic dan pink dial
- Royal Oak Offshore 37 mm dan 42 mm dengan kombinasi warna serta material yang semakin beragam
- Royal Pop yang membawa desain khas Royal Oak ke format pocket watch yang jauh lebih playful.
Tahun ini, Royal Oak terasa seperti diberi ruang yang lebih besar untuk berekspresi, bergerak dari olahraga ke fashion dan pop culture, sambil tetap mempertahankan karakter desain yang membuatnya begitu mudah dikenali.
1. Audemars Piguet x Serena Williams Royal Oak Selfwinding Chronograph

Serena Williams tampil mengenakan Royal Oak Offshore Chronograph dial pink mother-of-pearl dengan casing keramik putih.
Hubungan Serena Williams dengan Audemars Piguet telah berjalan lebih dari satu dekade, dan tahun ini kedekatan tersebut hadir dalam sebuah timepiece yang terasa sangat personal: Royal Oak Selfwinding Chronograph "Serena Williams" Limited Edition.
Berukuran 38 mm, jam ini memadukan white ceramic case dan integrated bracelet dengan pink-tinted mother-of-pearl dial, menciptakan tampilan yang elegan namun tetap ekspresif.
Audemars Piguet juga menyertakan pink rubber strap sebagai alternatif, memberikan karakter yang lebih sporty dan playful saat dikenakan.
Di balik tampilannya yang refined, jam ini didukung dengan Calibre 6401, sebuah integrated selfwinding chronograph dengan power reserve 55 jam. Oscillating weight dari 22 karat pink gold juga dapat terlihat melalui sapphire caseback.
Model ini diproduksi secara terbatas hanya 500 unit.
Yang membuat kolaborasi ini menarik adalah bagaimana desainnya terasa begitu dekat dengan dua dunia yang identik dengan Serena: olahraga dan fashion.
Karakter elegan Audemars Piguet bertemu dengan sisi sporty dan ekspresif Serena, terlihat dari perpaduan white ceramic, aksen pink, serta pilihan ceramic bracelet dan rubber strap.
Hasilnya adalah Royal Oak Chronograph dengan karakter yang terasa lebih personal, sekaligus menunjukkan sisi yang lebih fresh dan ekspresif dari jam tangan Audemars Piguet wanita di 2026.
2. Audemars Piguet Royal Oak Offshore Chronograph 2026

Nuansa sporty dari lapangan tenis menegaskan koneksi Royal Oak Offshore dengan dunia olahraga yang dekat dengan Serena Williams.
Setelah bermain dengan warna-warna cerah pada rilisan 2017 dan palet yang lebih restrained pada 2024, Royal Oak Offshore Chronograph kembali hadir dengan pendekatan yang lebih playful untuk musim panas 2026.
Kali ini, Audemars Piguet memperkenalkan enam model baru dalam dua ukuran. Tiga versi 42 mm hadir dengan perpaduan warna pink, turquoise, kuning, dan oranye, sementara tiga versi 37 mm bermain dengan turquoise, pink, dan light blue.
Namun, perbedaannya tidak berhenti pada pilihan warna dan ukuran. Versi 42 mm tersedia dalam stainless steel atau titanium, dipadukan dengan textured calfskin strap dan ditenagai Calibre 4404, integrated flyback chronograph dengan power reserve 70 jam.
Sementara itu, versi 37 mm menggunakan titanium atau 18 karat pink gold, dengan rubber strap yang senada dengan warna dial. Beberapa model juga hadir dengan diamond-set bezel. Di baliknya, Calibre 6401 menawarkan power reserve 55 jam.
Pilihan warna yang lebih berani ini terasa natural untuk Royal Oak Offshore. Sejak diperkenalkan pada 1993, koleksi ini memang dikenal lewat karakter yang lebih besar, sporty, dan bold, dengan desain yang terinspirasi dari high-performance offshore racing yachts.
Karena itu, permainan warna, material, dan ukuran pada edisi 2026 bukan sekadar perubahan tampilan, tetapi terasa seperti kelanjutan dari sisi eksperimental yang sejak awal menjadi bagian dari identitas Royal Oak Offshore.
3. Audemars Piguet x Swatch Royal Pop

Royal Pop, hasil kolaborasi Audemars Piguet dengan Swatch, hadir dalam material bioceramic dan pilihan warna yang playful.
Rilisan paling tidak terduga datang dari Audemars Piguet x Swatch Royal Pop.
Alih-alih menghadirkan Royal Oak dalam format wristwatch yang lebih playful, kolaborasi ini justru melahirkan Royal Pop: delapan pocket watch Bioceramic yang memadukan elemen desain khas Royal Oak dengan konsep modular Swatch POP. Koleksinya hadir dalam dua gaya.
Enam model Lépine menempatkan crown di posisi pukul 12, sementara dua versi Savonnette memiliki crown di pukul 3 dan small seconds di pukul 6. Pilihan warnanya pun berani, dari merah, pink, putih, hijau, dan hitam hingga kombinasi biru muda, kuning, dan teal.
Di balik tampilannya yang penuh warna, Royal Pop Swatch menggunakan versi baru SISTEM51 dengan mekanisme hand-wound dan power reserve sekitar 90 jam.
Format pocket watch juga membuat cara memakainya jauh lebih bebas. AP x Swatch Royal Pop bisa dibawa di saku, dikenakan dengan lanyard, dipasang pada tas, atau diletakkan pada stand sebagai desk clock. Di sinilah sisi eksperimentalnya terasa paling jelas.
Royal Oak Offshore sejak lama menjadi ruang Audemars Piguet untuk bermain dengan ukuran, material, dan warna, Royal Pop membawa kebebasan itu satu langkah lebih jauh, bahkan sampai mengubah cara sebuah desain Royal Oak bisa dikenakan.
Apa Arti Perubahan Ini Bagi Audemars Piguet?
Tiga rilisan ini memperlihatkan sisi yang berbeda dari Audemars Piguet terbaru di 2026.
Serena Williams membawa Royal Oak ke dunia olahraga dan fashion, Offshore membuka ruang lebih luas untuk bermain dengan warna dan ukuran, sementara Royal Pop membawa desain khasnya keluar dari pergelangan tangan.
Benang merah dari ketiga rilisan ini justru ada pada kebebasan untuk bereksperimen. Material, warna, ukuran, hingga formatnya bisa berubah, tetapi karakter Royal Oak tetap mudah dikenali.
Itu yang membuat perjalanan Royal Oak di 2026 terasa menarik: bukan meninggalkan identitas lama, melainkan menemukan cara baru untuk membawanya ke konteks yang berbeda.
Setelah melihat bagaimana Audemars Piguet bermain semakin bebas dengan warna, material, dan karakter di 2026, satu hal terasa jelas: selalu ada sisi lain dari Audemars Piguet yang menarik untuk ditemukan.
Masih penasaran dengan dunia Audemars Piguet? Jelajahi koleksi Audemars Piguet di Watches Trader, mulai dari Royal Oak, Royal Oak Offshore, hingga berbagai model Audemars Piguet lain yang bisa menjadi tambahan menarik untuk koleksi Anda.
FAQ
Apa saja Audemars Piguet terbaru di 2026?
Beberapa rilisan yang menonjol pada 2026 antara lain Royal Oak Selfwinding Chronograph “Serena Williams”, Royal Oak Offshore Chronograph dengan berbagai konfigurasi baru, serta kolaborasi Audemars Piguet x Swatch Royal Pop.
Apa itu Audemars Piguet Serena Williams?
Audemars Piguet Serena Williams adalah Royal Oak Selfwinding Chronograph berukuran 38 mm yang dikembangkan bersama Serena Williams. Model ini memperkenalkan Calibre 6401 dan menggunakan pendekatan desain yang memadukan white ceramic, pink, serta mother-of-pearl.
Berapa ukuran Audemars Piguet Serena Williams?
Royal Oak Selfwinding Chronograph “Serena Williams” memiliki diameter 38 mm.
Apa movement yang digunakan Audemars Piguet Serena Williams?
Model tersebut menggunakan Calibre 6401, integrated selfwinding chronograph movement generasi baru dari Audemars Piguet.
Apa itu Audemars Piguet Royal Pop?
Royal Pop merupakan kolaborasi Audemars Piguet dan Swatch yang menghasilkan delapan pocket watch Bioceramic dengan desain yang terinspirasi dari Royal Oak dan pendekatan modular Swatch POP.
Apakah Royal Pop merupakan Royal Oak?
Royal Pop bukan Royal Oak konvensional. Koleksi tersebut merupakan kolaborasi AP x Swatch yang menggunakan elemen desain Royal Oak dalam format pocket watch dan konstruksi Bioceramic Swatch.
Read More
Don't miss out on
the latest.
Sign up to get first access to our sales, new arrivals, exclusive events, industry news – and so much more.



